Selasa, 28 Februari 2017

Konveksi Bikin Polo Shirt Di Tangerang Selatan

Konveksi Bikin Polo Shirt Di Tangerang Selatan

konveksi polo shirt tangerang selatan


Kaos telah menjadi tren berbusana santai yang banyak digemari. Tak hanya kaos oblong, model kaos polo juga semakin banyak variasi dan modelnya. Bahan polo dan tekstur kaos yang nyaman dikenakan dapat menimbulkan kesan santai yang casual. Aneka model dan kombinasi bahan kaos polo kini banyak kita lihat. Ada kaos polo yang dikombinasikan dengan beberapa motif dan dijahit dengan teknik khusus. Ada juga kaos polo yang diaplikasikan dengan bahan batik dan lain sebagainya.

Untuk aplikasi ornament pada polo shirt, selain sablon, kini banyak juga produsen kaos polo yang mulai melirik bordir sebagai bagian dari desain kaos. Pada awalnya memangbordir kaos sering digunakan pada polo shirt. Kesan elegan langsung tercipta dengan aplikasi bordir meski hanya dengan ukuran yang kecil. Bordir pada polo-shirt tidak hanya berdesain logo atau gambar, namun juga berkembang pada huruf dan tulisan. Bordir tulisan biasanya tercetak pada bagian belakang atau punggung kaos.

Secara umum teknik bordir pada bahan kaos ini terdiri dari dua cara: pertama adalah bordir manual dan kedua bordir dengan computer. Perbedaan kedua teknik ini terletak pada cara pembuatan. Untuk bordir manual, seluruh pengerjaannya dilakukan manual dengan bantuan mesin bordir. Jadi, mesin bordir dioperasikan oleh manusia. Desain dan pola bordir digambar pada kain secara manual, kemudian pengerjaannya dilakukan juga secara manual

Bahan polo shirt

LACOSTE
Bagi seseorang yang terbiasa mencari bahan pembuatan kaos tentu sangat memahami lacoste. Bahwa bahan lacoste dibedakan menjadi dua jenis tentunya mereka sangat mengetahuinya. Bahan lacoste dibedakan menjadi dua yakni bahan lacoste PE dan bahan lacoste cotton. Pada dasarnya baik lacoste PE dan lacoste cotton sama-sama sering digunakan untuk pembuatan kaos. Keduanya juga sangat nyaman dipakai. Namun bahan lacoste coton biasanya jauh lebih lembut dibandingkan lacoste PE. Selain itu lacoste cotton juga lebih dingin saat dipakai. Jika dibandingkan dengan lacoste PE, bahan lacoste cotton jauh lebih menyerap keringat saat dipakai sebagai bahan kaos. Jika Anda memilih bahan lacoste untuk pembuatan kaos di Konveksi toko abi, Anda dapat meminta bahan lacoste cotton untuk kualitas terbaik kaos pesanan Anda.

LACOSTE PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya. Terbuat dari butiran plastik sehingga terasa panas di badan dan tidak menyerap keringat. Karakteristik dari bahan ini yaitu:
  • Noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini;
  • PE lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam;
  • Sering dicampur bahan lain seperti PQ,cvc dan katun.
LACOSTE COTTON
Bahan ini memiliki teksture pola bolong-bolong kecil yang biasa dipakai untuk pakaian Polo berkerah. Sebenarnya Lacoste memproduksi pakaian dengn tekstur bolong-bolong, namun seiring penggunaannya, masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan jenis pakaian ini untuk membuat baju Polo atau bahasa lokalnya Wangki.Untuk bahannya ada yang bentuk nya PE (terdapat kandungan Polyester/plastik) tipis dan kurang menyerap keringat serta bahan Pique yang terdapat kandungan katunnya, tebal dan menyerap keringat.
Demikianlah artikel dari konveksi toko abi yang kami telah sampaikan tentang Mengenal Bahan Polo Shirt. Semoga adanya artikel ini Anda dapat mengetahui berbagai bahan bahan yang dapat dijadikan untuk polo shirt. Terimakasih telah mengunjungi artikel kami. Mengenal bahan bahan sangatlah penting, agar Anda dapat mengetahui atau membeli dengan benar.

Jika anda ingin membeli barang kami hubungi saja kontak kami dibawah ini:

Kontak Kami:

Kami juga melayani pemesanan di daerah tangerang selatan seperti:
·         Ciputat  • Ciputat Timur  • Pamulang  • Pondok Aren  • Serpong  • Serpong Utara  • Setu

0 komentar:

Posting Komentar